TV PEMALANG.COM – Sebanyak 20 Pramuka Penegak dari Satuan Komunitas Pandu Ma’arif NU Cabang Pemalang siap mengharumkan nama daerah dengan mengikuti Perkemahan Scouting for Peace and Humanity 2025 yang digelar di Puskepram Candrabirawa Karanggeneng, Kota Semarang. Kontingen dilepas secara resmi oleh Bupati Pemalang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tutuko Raharjo, di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (15/12/2025).
Dalam sambutan Bupati Pemalang yang dibacakan Tutuko Raharjo, peserta diminta memanfaatkan momentum perkemahan internasional tersebut untuk menambah wawasan, memperluas pengalaman, serta mempererat persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah dan negara. Kegiatan ini dinilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa kepemimpinan, berwawasan global, dan menjunjung tinggi nilai perdamaian serta kemanusiaan.
Bupati Pemalang juga menegaskan bahwa keikutsertaan para Pramuka Penegak bukan sekadar kegiatan kepanduan, melainkan amanah besar sebagai duta daerah dan bangsa.
“Keikutsertaan kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di mata dunia,” pesan Bupati.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pemalang, Sukarso, dalam laporannya menyampaikan bahwa kontingen Pemalang terdiri dari satu Penanggung Jawab Kontingen, dua Pimpinan Kontingen, dua Pembina Pendamping, delapan Pramuka Penegak Putera, dan tujuh Pramuka Penegak Puteri. Seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, keterampilan kepanduan, serta semangat persaudaraan yang positif selama kegiatan berlangsung.
Perkemahan Scouting for Peace and Humanity 2025 akan berlangsung pada 15–20 Desember 2025 dan diikuti oleh kontingen Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara anggota ASEAN. Kegiatan ini menjadi ajang pertukaran budaya, penguatan nilai perdamaian, dan penumbuhan kepedulian kemanusiaan di kalangan generasi muda tingkat internasional.















