TVPEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang terus memacu peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah pedesaan. Melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025, Pemkab memprioritaskan perbaikan akses jalan yang selama ini mengalami kerusakan.Rabu ( 17/12/2025 )
Salah satu titik krusial dalam proses pengerjaan berada di Desa Pulosari, tepatnya di lingkungan RT 37 dan RW 09, Kecamatan Pulosari. Proyek pengaspalan jalan utama ini menyasar jalur sepanjang 230 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,02 meter.
Program BKKD ini hadir sebagai solusi strategis bagi pemerintah desa yang memiliki keterbatasan anggaran. Mengingat tingkat kerusakan jalan yang cukup parah, alokasi Dana Desa (DD) reguler dinilai belum mencukupi untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh.
Dengan pagu anggaran sebesar Rp100.000.000, proyek ini difokuskan pada jalur vital yang menjadi urat nadi pergerakan warga setempat. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan berkendara, tetapi juga memacu pertumbuhan ekonomi melalui kelancaran distribusi hasil bumi dan aksesibilitas antarwilayah.
Penantian Lima Tahun Berakhir
Kondisi jalan yang kini mulus disambut antusias oleh masyarakat. Gimin, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas realisasi pembangunan yang sudah lama dinantikan warga Dukuh Tumbu tersebut.
“Alhamdulillah, jalan yang tadinya rusak sekarang sudah halus. Kurang lebih lima tahun kondisi jalan di Dukuh Tumbu ini rusak. Sekarang masyarakat merasa sangat lega dan sangat terbantu dengan adanya pengaspalan ini,” ujar Gimin saat ditemui di lokasi.
Dengan infrastruktur yang lebih representatif, Pemkab Pemalang berharap kualitas hidup masyarakat di tingkat desa terus meningkat seiring dengan kemudahan akses transportasi dan mobilitas harian.
” Hsn “













