TVPEMALANG.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Gerindra, H. Iskandar Zulkarnain, menggelar kegiatan reses masa persidangan III Tahun Anggaran 2025/2026 di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, pada Selasa (23/6/2026). Kunjungan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) XIII Jawa Tengah ini disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Kegiatan reses dimulai di Desa Mejagong sebelum berlanjut ke Desa Karangmoncol pada pukul 14.00 WIB. Suasana keakraban langsung terasa saat Iskandar tiba di lokasi. Ia mendapat sambutan istimewa berupa pertunjukan Tari Cangklung ( angklung ) yang dibawakan binaan H. Tio dari Desa Pulosari. Tarian tradisional tersebut menjadi simbol keramahan warga dalam menerima kehadiran perwakilan mereka di parlemen provinsi.
Kepala Desa Mejagong, Jumari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Iskandar yang meluangkan waktu untuk bertemu langsung dengan konstituennya.
“Atas nama Pemerintah Desa dan secara pribadi, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Iskandar Zulkarnain. Kehadiran beliau di tengah-tengah kami merupakan suatu kehormatan dan membawa harapan besar bagi kemajuan desa,” ujar Jumari.
Jumari juga menegaskan komitmen Pemerintah Desa Mejagong untuk mendukung penuh program-program pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat, sejalan dengan aspirasi yang disampaikan dalam forum reses tersebut.
Sementara itu, H. Iskandar Zulkarnain mengungkapkan rasa syukur dapat bertemu dengan warga dalam kondisi sehat. Ia menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan reses bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai momen strategis untuk menyerap suara rakyat secara langsung.
“Alhamdulillah, saya bisa rawuh (hadir) di Desa Mejagong dan bersilaturahmi dengan Bapak-Ibu sekalian. Bagi saya, berada di tengah-tengah panjenengan (Anda) adalah sebuah kehormatan. Tujuan utama saya hari ini adalah mendengar dan menyerap aspirasi panjenengan semua ,” ungkap Iskandar.
Ia menjelaskan bahwa reses merupakan mekanisme demokratis di mana anggota dewan turun langsung ke Daerah Pemilihan (Dapil) untuk memahami kondisi riil di lapangan.
“Dengan turun ke bawah, kami bisa melihat secara langsung bagaimana keadaan desa, permasalahan sosial, serta kebutuhan mendesak masyarakat. Ini menjadi bahan penting bagi kami di DPRD Provinsi agar kebijakan yang diambil nantinya lebih fokus, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” tambahnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Randudongkal ini berlangsung hingga selesai dengan suasana dialogis. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan dan harapan terkait infrastruktur, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
Melalui forum reses ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara legislatif, eksekutif daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Pemalang.
( Hasan )













