TV PEMALANG.COM – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama jajaran Forkopimda menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pemalang di Ruang Peringgitan Kantor Bupati, Minggu (6/7/2025). Pertemuan tersebut membahas maraknya kampanye LGBT secara terbuka di ruang publik yang dinilai meresahkan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Bupati Anom menegaskan sikap tegas Pemkab dan Forkopimda terhadap perilaku menyimpang tersebut. “Kami Forkopimda sangat mengutuk hal seperti itu, kita tidak bertoleransi terhadap penyimpangan,” ujarnya.
Ia juga meminta agar pelaku LGBT tidak lagi dilibatkan dalam kegiatan UMKM maupun promosi usaha daerah. “Diskoperindag terpaksa membuat pernyataan agar tidak memanfaatkan orang ini sebagai influencer atau lainnya,” tambahnya.
Audiensi tersebut menghasilkan pernyataan bersama antara Forkopimda dan FKUB, yang menolak dan melarang segala bentuk kegiatan yang dianggap menyimpang dari norma hukum, agama, dan sosial.
Dandim 0711 Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif menegaskan bahwa aparat keamanan siap menegakkan aturan. “Jika ditemukan unsur pidana, akan kami tindak tegas. Kami akan dukung penuh Forkopimda dan FKUB,” ujarnya.
Senada dengan itu, FKUB Pemalang menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban dan nilai-nilai masyarakat.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Pemalang, Joko Ngatmo, mengatakan pihaknya telah mengusulkan agar konten kampanye LGBT yang meresahkan segera direport dan ditakedown. Ia juga mengimbau agar pihak-pihak lain tidak lagi bekerja sama dengan pelaku penyimpangan tersebut.













