TVPEMALANG.COM – MOGA, PEMALANG – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti halaman SMP Islam Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (23/5/2026). Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Salafiyah ini menggelar acara pelepasan siswa kelas IX sekaligus wisuda tahfiz bagi 20 siswa penghafal Al-Quran Juz 30. Acara ini menjadi penanda berakhirnya masa studi bagi 212 siswa lulusan tahun ajaran 2025/2026.
Acara yang dihadiri oleh lebih dari 700 peserta, termasuk siswa kelas VII dan VIII, serta para orang tua wali murid, berlangsung khidmat. Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pembina, pengurus, dan pengawas Yayasan Al Islam Salafiyah, serta berbagai tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Quran, mencerminkan identitas sekolah yang mengedepankan nilai-nilai keislaman. Dalam sambutannya, Kepala SMP Islam Moga, H. Munir, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pendidikan selama tiga tahun terakhir. Ia menekankan bahwa momen kelulusan bukan sekadar akhir dari sebuah jenjang, melainkan gerbang menuju fase kehidupan baru yang lebih menantang.
“Hari ini adalah hari bersejarah. Selama tiga tahun, Bapak/Ibu guru telah menyaksikan perjuangan adik-adik semua. Kini, 212 siswa resmi lulus, termasuk 20 di antaranya yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30,” ujar H. Munir .
Kepada para alumni, H. Munir menitipkan pesan mendalam agar tetap menjaga integritas moral dan spiritual meski telah meninggalkan bangku sekolah. Ia mengingatkan pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik melalui jalur pondok pesantren maupun SMA/SMK umum.
“Di manapun kalian berada, jaga nama baik almamater. Hormati guru dan orang tua. Namun, yang paling utama dan tidak boleh dilupakan adalah jagalah shalat kalian. Shalat adalah tiang agama dan benteng utama bagi akhlak seorang muslim,” pesannya tegas.
Sementara itu, perwakilan dari Yayasan Pendidikan Islam Salafiyah, Selamet Malibu, mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi siswa-siswi SMP Islam Moga. Ia menyoroti bahwa keunggulan sekolah ini tidak hanya terletak pada aspek akademik umum, tetapi juga pada penguatan karakter religius dan seni islami.
“Alhamdulillah, SMP Islam Moga memiliki ciri khas yang kuat. Selain fokus pada Tahfiz Quran, siswa-siswi kami juga aktif dan berprestasi dalam bidang kaligrafi serta drumband. Ini membuktikan bahwa pendidikan agama dan keterampilan bisa berjalan beriringan,” ungkap Malibu.
Acara perpisahan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan antara siswa, guru, dan orang tua. Diharapkan, para lulusan SMP Islam Moga dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlak mulia di masyarakat.
” Hasan “















