TV PEMALANG.COM – Bertempat di Aula Desa Pepedan, Pemerintah Desa Pepedan, Kecamatan Moga, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Selasa (21/4/2026). Agenda utama pertemuan ini adalah validasi dan penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk tahun anggaran 2026.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap Permendesa PDT Nomor 16 Tahun 2025, yang menginstruksikan penggunaan Dana Desa agar lebih inklusif dan berpihak pada kelompok masyarakat paling rentan.
Kepala Desa Pepedan, Maftukhah, menekankan bahwa forum ini merupakan instrumen penting untuk memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat. Menurutnya, proses verifikasi dilakukan dengan sangat ketat guna menyaring warga yang masuk kategori miskin ekstrem.
“Kami mengedepankan kriteria yang jelas, seperti warga dengan kemiskinan ekstrem, mereka yang kehilangan mata pencaharian, keluarga dengan anggota sakit kronis, hingga lansia yang hidup sendiri,” ujar Maftukhah.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi data untuk mencegah adanya “penerima ganda” dengan program bantuan sosial lainnya. Hal ini bertujuan agar asas keadilan sosial di Desa Pepedan dapat terwujud secara maksimal.
Mewakili Kasi Kesejahteraan Kecamatan Moga, Safira Akis, menjelaskan bahwa terdapat penyesuaian porsi penggunaan Dana Desa 2026. Fokus pemerintah pusat kini mulai diarahkan pada penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
“Validasi dilakukan berbasis data riil di setiap padukuhan. Kami memastikan mereka yang ditetapkan sebagai KPM adalah warga yang memang sangat membutuhkan dukungan negara,” jelas Safira.
Musyawarah ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan perangkat kewilayahan, di antaranya: Kepala Desa Pepedan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Perwakilan RT/RW serta Tokoh Masyarakat.
Kehadiran berbagai pihak ini bertujuan untuk menciptakan proses pengambilan keputusan yang transparan dan akuntabel.
Melalui Musdesus ini, Pemerintah Desa Pepedan berharap penyaluran BLT-DD 2026 dapat berjalan tertib serta memberikan dampak nyata dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
” Hsn “















