TVPEMALANG.COM – Mobilitas warga Dukuh Sawangan, Desa Penakir, kini kembali berdenyut normal. Proyek pembangunan Jembatan Armco yang membentang di atas Sungai Gesing, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, resmi rampung dan mulai dioperasikan pada Jumat (10/4/2026).
Jembatan ini hadir sebagai solusi permanen setelah akses utama masyarakat sempat lumpuh total akibat terjangan banjir bandang beberapa waktu lalu. Dengan spesifikasi panjang 7,5 meter dan lebar 5 meter, infrastruktur baru ini dirancang lebih kokoh untuk menampung kendaraan pengangkut hasil bumi.
Keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara personel TNI dan warga setempat. Semangat gotong royong menjadi mesin utama percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah tersebut.
Bagi warga Desa Penakir yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian sayur-mayur, keberadaan jembatan ini bukan sekadar sarana penyeberangan, melainkan urat nadi ekonomi. Sejak jembatan lama rusak, biaya dan waktu distribusi hasil panen sempat membengkak.
“Dulu kami kesulitan luar biasa, terutama saat membawa hasil panen ke pasar. Sekarang jauh lebih lancar, bahkan aksesnya lebih mudah dibanding sebelum bencana,” ungkap Suyono (45), salah satu warga setempat, dengan nada syukur.
Selain sektor ekonomi, akses menuju fasilitas publik kini tak lagi menjadi kendala. Para pelajar dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman tanpa perlu khawatir akan risiko melintasi sungai atau memutar jalan lebih jauh.
Ibu Rini (38), warga lainnya, menceritakan kelegaan yang sama.
“Sekarang anak-anak sudah bisa berangkat sekolah dengan aman. Ke puskesmas pun jadi cepat. Jembatan ini benar-benar sangat membantu kehidupan kami sehari-hari,” ujarnya.
Poin Utama Pembangunan Jembatan Armco:
Panjang 7,5 meter dan lebar 5 meter.
Fungsi Utama: Distribusi hasil tani sayur-mayur, akses pendidikan, dan kesehatan, Sinergi TNI bersama masyarakat Desa Penakir, Percepatan pemulihan ekonomi lokal pascabencana banjir bandang.
Dengan berfungsinya kembali jalur ini, Pemerintah dan TNI berharap kesejahteraan masyarakat di lereng Gunung Slamet tersebut dapat terus meningkat secara berkelanjutan seiring dengan lancarnya arus transportasi.
” Hsn “














