TV PEMALANG.COM – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD setempat, Sabtu (24/01/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Martono dan dihadiri Wakil Bupati Nurkholes, jajaran Forkopimda dan Forkopimca, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan bahwa tema Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang, yakni “Kabupaten Pemalang Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera”, merupakan gambaran semangat sekaligus arah pembangunan daerah. Menurutnya, “Menyala” mencerminkan energi, etos kerja, dan semangat inovasi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
Sementara itu, “Bercahaya” dimaknai sebagai penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Adapun “Sejahtera” menjadi tujuan utama pembangunan daerah, yakni meningkatnya kualitas hidup masyarakat secara adil, merata, dan berkelanjutan.
Bupati Anom menegaskan bahwa makna tema tersebut selaras dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pemalang Tahun 2026 sebagai penjabaran tahunan dari RPJMD. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang bukan sekadar seremoni tahunan.
“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan hari ini merupakan momentum reflektif yang memiliki makna strategis dalam siklus penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar Anom.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa selama 451 tahun, Kabupaten Pemalang telah melalui perjalanan sejarah panjang dengan berbagai dinamika dan tantangan yang membentuk jati diri serta karakter masyarakatnya. Momentum ini, kata dia, menjadi pengingat untuk menilai capaian pembangunan sekaligus meneguhkan kembali komitmen pembangunan ke depan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Anom juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih pada tahun sebelumnya. Kondisi ketentraman dan ketertiban umum di Kabupaten Pemalang relatif terjaga, tercermin dari angka kriminalitas yang tercatat sebesar 75,72, lebih baik dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 185.
Dalam aspek tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi terus menunjukkan hasil positif. Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Pemalang mencapai angka 77,16, melampaui target 68,09. Capaian tersebut mencerminkan peningkatan kualitas kelembagaan, tata laksana, dan pelayanan publik.
Selain itu, hasil Penilaian Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik (PEKPP) Tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dengan diraihnya peringkat 2 tingkat Provinsi Jawa Tengah serta peringkat 12 tingkat nasional kategori kabupaten, dengan nilai 4,66 dan predikat Pelayanan Prima.
Pembangunan sumber daya manusia juga tetap menjadi prioritas. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pemalang tercatat sebesar 69,47, didukung rata-rata lama sekolah 6,69 tahun, harapan lama sekolah 12,03 tahun, serta angka partisipasi sekolah yang tinggi di semua jenjang pendidikan.
“Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan akses dan kualitas layanan dasar, sekaligus menjadi landasan penguatan kebijakan pendidikan dan kesehatan untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia Kabupaten Pemalang,” tutur Anom.
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Pemalang juga terus berfokus pada penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan sosial. Persentase penduduk miskin Kabupaten Pemalang tercatat sebesar 13,32 persen, lebih rendah dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 14,97 persen.
Bupati Anom: Hari Jadi ke-451 Momentum Refleksi Arah Pembangunan Kabupaten Pemalang












