TV PEMALANG.COM – Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang menegaskan pentingnya peran satuan pendidikan dalam mencegah bullying melalui kegiatan In House Training (IHT) bertema Sekolah Ramah Anak dan Pembelajaran Anti Bullying di SMP Negeri 1 Pulosari, Rabu (15/4/2026).
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliharso, menyampaikan bahwa Sekolah Ramah Anak merupakan pendekatan sistemik untuk menjamin pemenuhan hak serta perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Ia menegaskan bahwa bullying bukan persoalan sepele, melainkan isu serius yang membutuhkan penanganan terstruktur dari pihak sekolah.
“Bullying tidak bisa dianggap biasa. Ini bagian dari isu perlindungan anak yang perlu respons serius dan sistematis,” ujarnya.
Triyatno menambahkan, penguatan peran guru serta kebijakan sekolah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Sementara itu, Kepala UPTD Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Dini Murbarani, menekankan pentingnya pemahaman terhadap Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK).
Menurutnya, anak dalam kategori tersebut membutuhkan perhatian dan pendekatan yang lebih sensitif agar tidak semakin rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, termasuk bullying.
“Guru harus memiliki kepekaan dalam mengenali kondisi anak, sehingga dapat memberikan respons yang tepat sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang mendorong seluruh satuan pendidikan untuk mengintegrasikan prinsip Sekolah Ramah Anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan bullying secara berkelanjutan.














