TV PEMALANG.COM – PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah XI Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemampuan literasi dan edukasi keuangan masyarakat. Kali ini, kegiatan Pegadaian Mengajar digelar di Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, pada Jumat (14/11/2025). Acara tersebut diikuti para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta unsur pemerintah desa.
Pimpinan Wilayah XI Semarang, Edy Purwanto yang diwakili oleh Purwita Ayu Pemimpin Cabang Pemalang menyampaikan bahwa menyampaikan bahwa Pegadaian Mengajar merupakan bagian dari program literasi keuangan nasional yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan). Program ini bertujuan mendorong masyarakat agar semakin memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak dan terencana.
Menurut Purwita Ayu, Pegadaian tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan yang menyediakan layanan gadai, tetapi juga memiliki peran sosial dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. “Kami ingin masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dapat mengenal produk keuangan dengan benar, memahami manfaatnya, dan mampu merencanakan masa depan secara lebih matang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian memperkenalkan berbagai layanan unggulannya, mulai dari program Pegadaian Peduli dengan bunga gadai 0%, fasilitas investasi emas, hingga aplikasi digital terbaru dari PT Pegadaian adalah Tring!. Aplikasi ini merupakan platform terintegrasi yang menyediakan berbagai layanan emas dan keuangan, seperti tabungan emas, gadai emas, hingga cicil emas, dalam satu genggaman, yang memudahkan masyarakat melakukan transaksi secara cepat, aman, dan transparan. Edukasi juga diberikan terkait pentingnya mengelola aset, mengembangkan usaha, serta membangun kebiasaan menabung untuk menghadapi kebutuhan jangka panjang.
Purwita Ayu menambahkan bahwa Pegadaian terus berupaya mendekatkan layanan keuangan ke berbagai lapisan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, sekolah, komunitas, dan pelaku usaha. “Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat membuka wawasan warga Masyarakat agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi dan mampu memanfaatkan layanan keuangan sebagai sarana pengembangan usaha,” jelasnya.
Untuk saat ini pegadaian Pemalang memiliki 10 outlet dari Pemalang kota hingga Kecamatan Ulujam bahkan di daerah punggung diantaranya yang di Kecamatan Belik dan Pulosari.
Para peserta tampak antusias mengikuti acara itu dan bnyak dari pelaku UMKM mengaku terbantu dengan penjelasan terkait strategi pengelolaan keuangan dan pemanfaatan produk Pegadaian untuk mendukung keberlangsungan usaha mereka.
Dengan terlaksananya kegiatan Pegadaian Mengajar ini, diharapkan lahir masyarakat yang semakin cerdas secara finansial dan lebih percaya diri dalam menyusun rencana keuangan masa depan.**RED.













